POSTWARTA.COM – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan pergerakan jemaah calon haji Indonesia menuju Masjidil Haram berjalan lancar. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menyiagakan petugas di setiap halte Bus Shalawat selama 24 jam penuh.
Layanan transportasi gratis ini beroperasi tanpa henti untuk membantu mobilitas jemaah, baik saat hendak beribadah ke Masjidil Haram maupun ketika kembali ke hotel tempat mereka menginap.
Antisipasi Jemaah Bingung dan Salah Rute
Kehadiran petugas di setiap halte dinilai sangat krusial. Selain memastikan ketersediaan armada, para petugas ini aktif membantu jemaah yang masih kesulitan memahami nomor rute bus serta memandu mereka yang mengalami kendala komunikasi saat ingin menghentikan bus.
Ahmad Hajri, salah seorang petugas halte Bus Shalawat di Makkah, mengungkapkan bahwa tidak sedikit jemaah yang masih ragu dan bingung saat ingin memanfaatkan fasilitas ini.
“Banyak jemaah masih ragu menghentikan bus meski rutenya sudah tersedia. Kami di sini hadir agar jemaah dapat berangkat tanpa hambatan,” kata Hajri, Jumat (15/5/2026).
Selain membantu menghentikan bus, petugas juga memberikan bimbingan intensif saat jemaah naik dan turun di halte tujuan. Pendampingan ketat ini dilakukan demi mencegah jemaah tersasar ke sektor atau wilayah perhotelan yang keliru.
Hajri, yang area tugasnya mencakup wilayah empat hotel jemaah asal Jawa Timur, menjelaskan betapa pentingnya ketepatan waktu saat turun dari bus.
“Kalau terlambat turun, jemaah bisa terbawa ke halte empat wilayah jemaah Lombok. Oleh karena itu, penjagaan di halte ini sangat penting untuk melindungi dan mengarahkan jemaah selama perjalanan,” tambahnya.
Sistem Shift dan Sebaran Rute Bus Shalawat
Untuk menjaga kualitas layanan tetap prima sepanjang hari, para petugas transportasi ini bekerja secara bergantian (sistem shift) masing-masing selama 12 jam.
Sebagai informasi, PPIH Arab Saudi telah mengatur setidaknya 23 rute Bus Shalawat yang tersebar di sepuluh sektor layanan di seluruh kota Makkah. Peta sebaran rute tersebut mencakup lima wilayah utama berikut:
1. Syishah
2. Raudhah
3. Misfalah
4. Jarwal
5. Aziziyah
Di setiap titik halte pada rute-rute tersebut, petugas dipastikan siap siaga memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan keamanan ibadah para jemaah haji Indonesia. (MCH) (RCI)




