Umum

Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat Diapari Sibatangkayu Tutup Usia

314
×

Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat Diapari Sibatangkayu Tutup Usia

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – Dunia pers nasional berduka. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, H. Diapari Sibatangkayu, meninggal dunia pada Sabtu (4/7/2026) pukul 10.40 WIB di RS Polri, Jakarta.

Almarhum wafat dalam usia 63 tahun. Ia lahir di Padang Sidempuan pada 8 Mei 1963. Saat ini, jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Raya Condet 66 Awi No. 28, RT 015/RW 003, Jakarta Timur.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum. Ia menegaskan bahwa PWI kehilangan sosok wartawan senior yang memiliki dedikasi, loyalitas, dan integritas tinggi dalam dunia jurnalistik.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. PWI sangat kehilangan. Almarhum adalah sosok wartawan senior yang dedikasi, loyalitas, dan integritasnya tinggi. Kontribusinya di Dewan Kehormatan Pusat menjadi pilar penting organisasi,” ujar Munir, Sabtu (4/7/2026).

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, M. Selamet Susanto, turut mengenang almarhum sebagai figur hangat dan aktif dalam mengawal roda organisasi. Menurutnya, Diapari Sibatangkayu bukan hanya seorang jurnalis senior, tetapi juga organisatoris yang memiliki peran penting dalam berbagai agenda internal PWI.

“Beliau kerap terlibat aktif dalam tim verifikasi dan penjaringan internal, termasuk saat Kongres PWI. Sejak pagi, grup WhatsApp PWI Pusat dibanjiri ratusan ucapan duka dari pengurus dan wartawan se-Indonesia,” kata Selamet.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S. Depari, menegaskan bahwa almarhum memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga marwah dan etika profesi jurnalistik di Indonesia.

“Kami sangat kehilangan rekan kerja yang kritis dan berintegritas. Sebelum di DK Pusat, beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jaya periode 2019–2024. Perjalanan karier dan kepemimpinannya menjadi teladan bagi generasi penerus,” ungkap Atal.

READ  Buka Rakornas 2026, Presiden Prabowo: Jangan Menyerah Lawan Kemiskinan di Tengah Kelimpahan Kekayaan Alam

Semasa hidup, almarhum dikenal aktif menegakkan kode etik jurnalistik baik di tingkat daerah maupun nasional. PWI Pusat mengajak seluruh anggota dan komunitas pers Indonesia untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. (CNR)