BisnisUmum

TelkomGroup dan Danantara Perkuat Ekosistem Digital Nasional Lewat 4 Teknologi Strategis

367
×

TelkomGroup dan Danantara Perkuat Ekosistem Digital Nasional Lewat 4 Teknologi Strategis

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui TelkomGroup memperkuat upaya membangun kemandirian teknologi digital nasional dengan meluncurkan pengembangan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology. Inisiatif ini mencakup infrastruktur pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI), pengembangan model AI, platform Internet of Things (IoT), hingga perluasan akses pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Peluncuran tersebut dilakukan dalam rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026). Acara ini dihadiri Chief Technology Officer Danantara, Sigit Puji Santosa, didampingi Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara, Irwan Rey, Direktur IT Digital Telkom, Kharim I. G. Siregar, serta Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji.

Empat kapabilitas yang dikembangkan TelkomGroup meliputi AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera. Keempatnya dirancang untuk memperkuat ekosistem digital nasional melalui pengembangan infrastruktur, pemanfaatan AI di berbagai sektor, serta perluasan peluang usaha bagi UMKM.

Chief Technology Officer Danantara, Sigit Puji Santosa, mengapresiasi peluncuran pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Ia berharap inisiatif tersebut terus berkembang melalui kolaborasi berbagai pihak untuk menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

“Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujar Sigit.

Peluncuran ini menjadi bagian dari DTIIF 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 dengan tema Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan teknologi, inovasi, serta investasi strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

READ  Juventus vs Borussia Dortmund: Duel Klasik Eropa Buka Kiprah Liga Champions 2025/2026

Empat Teknologi TelkomGroup Perkuat Ekosistem Digital Nasional

Dalam kunjungan ke booth TelkomGroup, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar bersama Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji memperkenalkan empat kapabilitas yang menjadi bagian dari pengembangan ekosistem teknologi digital nasional terintegrasi.

Kapabilitas pertama adalah AI Ready Data Center yang dikembangkan oleh operating company (OpCo) NeutraDC. Infrastruktur ini menjadi fondasi komputasi untuk mendukung pengembangan dan pengoperasian berbagai model AI di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan aspirasi ekspansi kapasitas hingga 1 gigawatt.

Keberadaan pusat data yang siap mendukung kebutuhan AI tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi infrastruktur digital sekaligus mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan untuk berbagai kebutuhan industri.

Berikutnya, AI ModelHub menyediakan akses terpadu ke berbagai model AI untuk mendukung pemanfaatan teknologi secara aman, dengan tetap memperhatikan kendali atas data strategis nasional.

Kapabilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan AI sekaligus memperkuat aspek kedaulatan digital, terutama dalam pengelolaan data dan pengembangan solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, mengatakan penguatan kapabilitas tersebut merupakan bagian dari kontribusi TelkomGroup dalam membangun ekosistem digital nasional yang mandiri secara teknologi dan berdaya saing.

“Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis. Penguasaan teknologi juga perlu diiringi kemampuan membangun ekosistem yang terintegrasi agar teknologi tidak hanya menjadi enabler transformasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing nasional,” ujar Nanang.

National IoT Platform Dukung Efisiensi Berbagai Sektor

Kapabilitas ketiga adalah National IoT Platform dari Telkomsel yang mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things (IoT) dengan analitik berbasis AI.

READ  Bunga Kredit PNM Ditargetkan di Bawah 9 Persen, Ini Instruksi Presiden Prabowo

Platform ini dirancang untuk mendukung peningkatan efisiensi operasional di berbagai sektor melalui pemanfaatan data dari perangkat yang saling terhubung.

Dengan sekitar tiga juta perangkat IoT yang telah diterapkan di Indonesia, platform tersebut dapat dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan, mulai dari pemantauan kondisi operasional dan keamanan hingga peningkatan produktivitas.

Integrasi konektivitas dan analitik berbasis AI juga membuka peluang bagi pelaku industri untuk mengoptimalkan proses kerja serta memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

Pengembangan platform IoT nasional menjadi salah satu langkah TelkomGroup dalam memperluas penerapan teknologi digital untuk menjawab kebutuhan sektor strategis dan mendukung transformasi industri.

PaDiSera Perluas Akses Pasar UMKM

Selain memperkuat infrastruktur dan teknologi, TelkomGroup turut mendukung pengembangan ekosistem perdagangan digital melalui PaDiSera, marketplace nasional besutan Danantara yang didukung pemanfaatan fondasi teknologi PaDi UMKM.

Sejak diluncurkan pada 2020, PaDi UMKM telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM untuk memasok kebutuhan BUMN.

Pengalaman Telkom dalam membangun dan mengembangkan platform perdagangan digital menjadi modal untuk mendukung operasional PaDiSera. Pengembangan ini sekaligus diarahkan untuk memperluas akses pasar bagi UMKM agar dapat menjangkau konsumen di pasar ritel.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, UMKM diharapkan memiliki peluang lebih luas untuk mengembangkan usaha, memperluas jangkauan pemasaran, dan meningkatkan daya saing di tengah pertumbuhan ekonomi digital.

“TelkomGroup dan Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui perluasan akses teknologi dan peluang pasar bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang di era ekonomi digital,” tutup Nanang.

TelkomGroup Perkuat Transformasi Digital Nasional

Partisipasi TelkomGroup dalam DTIIF 2026 menegaskan peran perusahaan dalam mendukung transformasi digital nasional melalui penguatan infrastruktur, pengembangan inovasi, dan kolaborasi strategis.

READ  Perkuat Konservasi Pesisir, TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove

Melalui empat kapabilitas Sovereign Digital Technology, TelkomGroup menghubungkan kebutuhan infrastruktur komputasi, pengembangan AI, konektivitas IoT, serta perdagangan digital dalam satu arah pengembangan ekosistem teknologi nasional.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian teknologi Indonesia, meningkatkan daya saing industri, serta mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan kolaborasi antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan, pengembangan teknologi digital diharapkan tidak hanya mendukung percepatan transformasi industri, tetapi juga memperluas manfaat ekonomi digital hingga ke pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia. (KGI)