Olah RagaUmum

Hasil PSM Makassar vs Persebaya: Bajul Ijo Takluk 0-1, Peluang Gagal Berbuah Gol

313
×

Hasil PSM Makassar vs Persebaya: Bajul Ijo Takluk 0-1, Peluang Gagal Berbuah Gol

Sebarkan artikel ini
(foto Istimewa)

POSTWARTA.COM – Persebaya Surabaya gagal membawa pulang poin setelah takluk 0-1 dari PSM Makassar pada pekan keenam Super League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadion B. J. Habibie, Kamis (22/10/2026), ditentukan oleh gol bunuh diri Yuran Fernandes pada menit ke-74.

Kekalahan tersebut terasa mengecewakan bagi Bajul Ijo. Setelah kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama, Persebaya mampu tampil lebih agresif selepas turun minum dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, upaya tim tamu untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya tidak menunjukkan performa terbaik pada paruh pertama. Meski demikian, ia menilai anak asuhnya mengalami peningkatan permainan pada babak kedua, terutama dalam membangun serangan dan menekan pertahanan tuan rumah.

Tavares menjelaskan, rotasi pemain yang dilakukan sebelum pertandingan merupakan bagian dari upaya menjaga kebugaran skuad di tengah jadwal kompetisi yang padat. Perjalanan tandang yang jauh juga menjadi pertimbangan dalam menentukan komposisi pemain.

“Seperti yang kita ketahui, PSM Makassar bermain sangat rapat dan bertahan di area kotak penalti. Kami menempuh perjalanan jauh ke sini, sehingga saya melakukan beberapa rotasi untuk memberikan kesempatan bertanding kepada pemain lain,” ujar Tavares.

Pada babak pertama, Persebaya menghadapi kesulitan menembus pertahanan PSM yang bermain disiplin. Sejumlah kesalahan individu juga membuat tuan rumah mendapatkan kesempatan membangun serangan, termasuk situasi yang berujung pada tendangan sudut.

Tavares tidak menampik bahwa penampilan timnya pada paruh pertama masih jauh dari harapan. Namun, ia melihat perubahan positif setelah jeda pertandingan.

“Di babak pertama, kami tidak bermain cukup baik. Ada kesalahan karena pemain terpeleset hingga berujung pada tendangan sudut lawan. Namun di babak kedua, saya pikir kami tampil jauh lebih baik daripada tim lawan dan berhasil menciptakan lebih banyak peluang,” tambahnya.

READ  Persija Bungkam Persebaya 3-1 di Gelora Bung Tomo, Naik ke Peringkat Tiga Klasemen

Memasuki babak kedua, Persebaya meningkatkan intensitas serangan dengan berusaha menguasai bola di area pertahanan PSM. Sejumlah peluang berhasil dibangun, tetapi penyelesaian akhir menjadi persoalan yang belum mampu diatasi oleh tim asal Surabaya tersebut.

Petaka bagi Persebaya datang pada menit ke-74. Gol bunuh diri Yuran Fernandes membuat PSM Makassar unggul 1-0. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan sekaligus memastikan tuan rumah mengamankan kemenangan.

Setelah tertinggal, Persebaya terus berusaha mengejar ketertinggalan. Tim tamu mencoba memanfaatkan peluang melalui beberapa tembakan dan tekanan di area pertahanan lawan. Akan tetapi, rapatnya pertahanan PSM dan kegagalan memaksimalkan kesempatan membuat skor tidak berubah.

Tavares menyebut timnya sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol. Ia menyinggung sejumlah kesempatan, termasuk upaya yang melibatkan Yuran Fernandes dan Toni, serta situasi penalti yang tidak berhasil dimanfaatkan.

“Kami terus berupaya melepaskan tembakan dan menguasai bola di area lawan. Ada peluang dari Yuran yang berhasil dihalau, tembakan dari Toni, hingga situasi penalti yang gagal dimaksimalkan. Kadang-kadang ada hari seperti ini dalam sepak bola. PSM Makassar tampil lebih beruntung dibanding kami hari ini,” jelasnya.

Pelatih asal Portugal itu mengakui kegagalan membawa pulang poin menjadi pekerjaan rumah bagi Persebaya. Menurutnya, tim harus segera mengevaluasi kekurangan, terutama setelah sejumlah peluang pada babak kedua tidak mampu dikonversi menjadi gol.

“Kami kehilangan tiga poin dan tentu harus memperbaiki beberapa hal. Hasil ini sudah tidak bisa diubah. Sekarang fokus kami adalah melakukan pemulihan kondisi (recovery) dan bekerja keras menatap pertandingan selanjutnya,” tegas Tavares.

Kekecewaan juga dirasakan pemain Persebaya, Francisco Rivera. Ia menilai timnya mempunyai kesempatan untuk meraih hasil yang lebih baik, khususnya setelah memperlihatkan peningkatan permainan pada babak kedua.

READ  Pencarian Pesawat Hilang Kontak Terkendala Medan Sulit dan Minim Sinyal

Rivera menyebut kegagalan mencetak gol menjadi salah satu faktor yang membuat Persebaya harus menerima kekalahan dalam lawatan ke markas PSM Makassar tersebut.

“Kami sangat kecewa karena tidak bisa mengambil tiga poin hari ini. Di babak pertama, seperti yang disampaikan oleh Coach, kami memang tidak dapat bermain dengan baik. Namun di babak kedua, kami memiliki banyak kesempatan meski sayangnya tidak berhasil mencetak gol. Kami akan bekerja lebih keras lagi untuk menghadapi pertandingan mendatang,” ujar Rivera.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi Persebaya sebelum melanjutkan perjuangan di Super League 2026/2027. Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut perlu membenahi efektivitas serangan dan menjaga konsistensi permainan selama 90 menit agar peluang yang tercipta bisa menghasilkan gol.

Persebaya dijadwalkan kembali bermain di hadapan pendukungnya saat menjamu Madura United pada Senin (26/10/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Bajul Ijo untuk bangkit dan kembali bersaing meraih poin di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (JLN)