Umum

Bikin Merinding! Gandrung Sewu 2026 Bawa Sensasi Baru Pertunjukan Malam di Banyuwangi

271
×

Bikin Merinding! Gandrung Sewu 2026 Bawa Sensasi Baru Pertunjukan Malam di Banyuwangi

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – Pagelaran tari kolosal tahunan Gandrung Sewu 2026 kembali menyita perhatian publik. Tidak hanya menjadi kebanggaan warga lokal, ajang kebudayaan bergengsi ini juga berhasil menyedot animo luar biasa dari generasi muda di berbagai belahan Nusantara.

Sebanyak 1.300 penari dipastikan akan tampil membawakan tarian khas Banyuwangi tersebut di Pantai Marina Boom Banyuwangi pada 24 Oktober 2026 malam. Menariknya, sebanyak 200 peserta di antaranya merupakan penari yang berasal dari luar daerah.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengungkapkan bahwa para peserta luar daerah melintasi berbagai kota dan provinsi untuk dapat tampil di ajang ini, mulai dari Jakarta, Palembang, Bali, Malang, Batu, Blitar, Kediri, hingga Pasuruan.

“Mereka datang dari Jakarta, Palembang, Bali, Malang, Batu, Blitar, Kediri, Pasuruan, dan sejumlah daerah lainnya. Ini menjadi bukti bahwa Gandrung Sewu tidak hanya menarik minat generasi muda Banyuwangi, tetapi juga penari dari daerah lain,” kata Ipuk, Senin (12/10/2026).

Viral di Media Sosial, Daya Tarik Gandrung Sewu Tembus Antardaerah

Popularitas Gandrung Sewu di platform digital menjadi salah satu magnet utama yang memikat minat para penari muda. Salah satunya adalah Asiva Kirana Nadinar, siswi SMK Putikecwara Kota Batu, yang mengaku terpesona setelah menyaksikan rekaman video pertunjukan tersebut yang viral di media sosial.

“Merinding melihat Gandrung Sewu. Pertama melihat langsung kepikiran ingin ikut. Makanya tahun ini saya mendaftar dan lolos seleksi. Senang banget, sudah tidak sabar ingin segera bergabung,” ujar Asiva penuh semangat.

Bupati Ipuk mengapresiasi kebanggaan generasi muda yang antusias melestarikan warisan budaya lokal. Kehadiran para penari muda ini menjadi bukti nyata bahwa kesenian tradisional tetap kokoh dan relevan di tengah arus modernisasi.

READ  Keandalan Energi Terjaga, Sinergi BPH Migas–PGN Hadapi Nataru 2026

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami, Gandrung masih hidup di hati generasi muda. Mereka tidak sekadar mengenal, tetapi juga bangga mengenakan kostum dan belajar menari Gandrung,” tambah Ipuk.

Inovasi Baru: Digelar Malam Hari dengan Efek Cahaya Fosfor

Penyelenggaraan Gandrung Sewu 2026 membawa warna baru yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, ajang ini digelar pada malam hari melalui kolaborasi dan dukungan dari InJourney, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata.

Konsep pertunjukan malam ini dirancang untuk memberikan pengalaman visual spektakuler bagi para wisatawan dan penonton yang hadir:

1. Sentuhan Efek Fosfor: Para penari akan mengenakan kostum bernuansa elemen fosfor.

2. Tata Cahaya Modern: Paduan lighting profesional di panggung terbuka tepi pantai akan menciptakan pertunjukan visual yang memukau tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur tradisi.

Dengan keterlibatan lintas generasi dan sentuhan inovasi tata panggung, Gandrung Sewu 2026 siap menegaskan posisinya sebagai salah satu event kebudayaan terbesarnya Indonesia. (KDT)