Umum

PGN Perluas Pemanfaatan CNG untuk Hotel, Platinum Adisucipto Yogyakarta Hemat Biaya Operasional

379
×

PGN Perluas Pemanfaatan CNG untuk Hotel, Platinum Adisucipto Yogyakarta Hemat Biaya Operasional

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperluas pemanfaatan gas bumi sebagai solusi energi untuk mendukung kebutuhan sektor komersial, termasuk industri perhotelan.

Salah satu hotel yang memanfaatkan gas bumi melalui skema Compressed Natural Gas (CNG) adalah Hotel Platinum Adisucipto Yogyakarta. Layanan tersebut disediakan melalui anak usaha PGN, PT Gagas Energi Indonesia (Gagas).

Pemanfaatan CNG memberikan sejumlah manfaat bagi operasional Hotel Platinum Adisucipto Yogyakarta, terutama dalam mendukung efisiensi biaya serta menjaga keandalan pasokan energi untuk kebutuhan dapur hotel yang beroperasi secara berkelanjutan.

Chief Engineering Platinum Hotel, Maryudi, mengatakan peralihan penggunaan energi ke CNG memberikan manfaat dari sisi teknis maupun finansial. Saat ini, konsumsi gas bumi untuk kebutuhan dapur hotel rata-rata mencapai sekitar 40 hingga 60 meter kubik (m³) per hari.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, layanan gas bumi Hotel Platinum Adisucipto Yogyakarta menggunakan fasilitas tujuh CNG Cylinder dengan kapasitas masing-masing sekitar 28 m³.

“Penggunaan CNG menjadi salah satu langkah investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi operasional hotel. Untuk kebutuhan dapur, kami mencatat efisiensi biaya penggunaan gas sekitar 20%–30% dibandingkan ketika masih menggunakan LPG. Efisiensi ini membantu kami dalam menjaga biaya operasional hotel,” ujar Maryudi.

Selain memberikan efisiensi biaya, penggunaan gas bumi juga mendukung aktivitas operasional dapur. Menurut Maryudi, nyala api yang stabil membantu proses memasak, sedangkan karakteristik pembakaran gas bumi yang relatif lebih bersih dapat membantu mengurangi residu pada peralatan memasak dan menjaga kebersihan area dapur.

Pasokan CNG Dipantau Secara Real-Time

Keandalan pasokan menjadi salah satu aspek penting bagi sektor perhotelan yang menjalankan operasional selama 24 jam. Karena itu, Gagas memastikan pemantauan pasokan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kebutuhan energi pelanggan.

READ  Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Juni

Area Head Gagas Jawa Tengah Bagian Utara, Miranti Dyah Pramesti, mengatakan Gagas berkomitmen menjaga keandalan pasokan sekaligus menerapkan standar keamanan dan keselamatan dalam pelayanan kepada pelanggan.

“Untuk mendukung operasional Hotel Platinum yang berlangsung 24 jam, kami menyiagakan tim operasional dan melakukan pemantauan pasokan secara berkelanjutan. Penggunaan gas pelanggan dipantau secara real-time sehingga apabila terdapat potensi kendala atau laporan dari lapangan, tim dapat segera melakukan respons dan penanganan,” jelas Miranti.

Menurut Miranti, Gagas juga memberikan kemudahan kepada pelanggan melalui pengelolaan pengisian ulang CNG yang disesuaikan dengan pola konsumsi masing-masing pelanggan.

“Prinsip layanan kami adalah ‘pelanggan tinggal pakai’. Operator melakukan pengisian ulang secara rutin dan terukur berdasarkan pemantauan pemakaian gas. Kami juga menjalankan pemeriksaan berkala, termasuk deteksi potensi kebocoran, untuk memastikan seluruh sistem dan fasilitas gas di area hotel tetap berada dalam kondisi aman dan optimal,” tambahnya.

Gagas Dampingi Konversi Peralatan Dapur

Selain menyediakan pasokan CNG, Gagas turut mendampingi proses konversi peralatan dapur agar dapat menggunakan gas bumi secara aman dan sesuai dengan kebutuhan operasional hotel.

Penyesuaian tersebut dilakukan pada peralatan dapur sehingga dapat menggunakan CNG sekaligus tetap mendukung aktivitas staf dalam menjalankan kegiatan memasak sehari-hari.

Saat ini, sebanyak enam unit Hotel Platinum di Indonesia telah memanfaatkan gas bumi yang disalurkan Gagas. Pemanfaatan CNG tersebut menunjukkan semakin terbukanya peluang penggunaan gas bumi di sektor hospitality, khususnya untuk kebutuhan operasional yang membutuhkan pasokan energi secara kontinu.

Penyaluran CNG ke Hotel Platinum Adisucipto Yogyakarta juga menjadi bagian dari pengembangan layanan gas bumi beyond pipeline yang dilakukan PGN.

Melalui skema tersebut, pemanfaatan gas bumi dapat menjangkau pelanggan yang berada di wilayah yang belum terhubung secara langsung dengan jaringan pipa gas bumi.

READ  Polres Jombang Bongkar Gudang Miras Ilegal di Jogoroto

Pengembangan layanan beyond pipeline menjadi salah satu upaya PGN dan Gagas untuk memperluas akses pemanfaatan gas bumi ke berbagai sektor, termasuk komersial dan industri.

Dengan dukungan layanan CNG, sektor perhotelan dapat memanfaatkan gas bumi sebagai sumber energi untuk kebutuhan operasional sekaligus memperoleh manfaat berupa efisiensi biaya, keandalan pasokan, serta dukungan layanan dan pemantauan dari Gagas.

PGN bersama Gagas pun terus memperkuat layanan pelanggan dan memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor komersial dan industri, termasuk industri perhotelan di Yogyakarta dan berbagai wilayah lainnya. (USD)