Umum

Film ‘Na Willa’ Hadir di Netflix, Bawa Kisah Masa Kecil di Surabaya Era 1960-an

262
×

Film ‘Na Willa’ Hadir di Netflix, Bawa Kisah Masa Kecil di Surabaya Era 1960-an

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – Film keluarga Na Willa resmi hadir di layanan streaming Netflix pada Kamis (6/8/2026). Kehadiran film karya sutradara Ryan Adriandhy ini memperluas jangkauan kisah masa kecil hangat yang diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo.

Na Willa mengajak penonton mengikuti kehidupan Willa, seorang gadis kecil berusia enam tahun yang tumbuh di lingkungan Surabaya pada era 1960-an. Melalui sudut pandang anak-anak, film ini menghadirkan berbagai pengalaman sederhana yang sarat makna.

Willa digambarkan sebagai anak yang memiliki rasa ingin tahu tinggi dan memandang lingkungan sekitarnya dengan imajinasi khas masa kanak-kanak. Kehidupannya berjalan sederhana bersama keluarga dan teman-temannya.

Namun, perubahan mulai dirasakan Willa ketika salah seorang sahabatnya mengalami kecelakaan. Pada saat bersamaan, teman-temannya satu per satu mulai bersekolah dan meninggalkan keseharian yang selama ini mereka jalani bersama.

Keinginan untuk mengikuti teman-temannya kemudian membawa Willa memasuki dunia sekolah. Di lingkungan baru tersebut, ia mulai berhadapan dengan berbagai aturan, batasan, serta pengalaman yang belum pernah ditemuinya sebelumnya.

Adaptasi Novel Reda Gaudiamo

Film Na Willa merupakan adaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo. Ryan Adriandhy dipercaya sebagai sutradara sekaligus menulis skenario bersama Reda Gaudiamo untuk mengembangkan kisah tersebut ke dalam medium film.

Tokoh Willa diperankan Luisa Adreena. Ia beradu peran dengan Irma Rihi yang memerankan Mak dan Junior Liem sebagai Pak.

Sejumlah pemeran lainnya antara lain Freya Mikhayla sebagai Farida, Azamy Syauqi sebagai Dul, serta Arsenio Ibrahim sebagai Bud.

Film ini diproduksi Visinema dengan Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari sebagai produser.

Na Willa sebelumnya telah tayang di bioskop Indonesia pada Maret 2026. Setelah perjalanan di layar lebar, film berdurasi 118 menit tersebut kini dapat disaksikan melalui Netflix.

READ  PGN dan INPEX Sepakati Penyerapan LNG Blok Masela

Film ini juga mendapatkan klasifikasi semua umur dari Lembaga Sensor Film Indonesia sehingga dapat dinikmati bersama keluarga.

Cerita Tumbuh dari Sudut Pandang Anak

Lebih dari sekadar kisah tentang keceriaan masa kanak-kanak, Na Willa menggambarkan proses seorang anak dalam memahami perubahan yang terjadi di sekitarnya.

Pengalaman memasuki lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam perjalanan Willa. Ia perlahan belajar bahwa bertumbuh berarti harus mampu menerima keadaan dan menghadapi berbagai perubahan yang datang dalam kehidupan.

Dengan menggunakan perspektif seorang anak, film ini memadukan unsur nostalgia, humor, keluarga, persahabatan, serta pengalaman tumbuh dewasa.

Kehadiran Na Willa di Netflix sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi penonton untuk mengikuti kembali perjalanan Willa bersama keluarga dan teman-temannya, sekaligus menikmati gambaran kehidupan Surabaya pada masa lalu melalui perspektif seorang anak. (AJD)