BisnisUmum

Manufacturing Surabaya 2026 Hadir sebagai Hub Industri Baru di Timur Indonesia

373
×

Manufacturing Surabaya 2026 Hadir sebagai Hub Industri Baru di Timur Indonesia

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – Industri manufaktur Indonesia tengah menghadapi perubahan lanskap yang semakin dinamis. Percepatan hilirisasi, penguatan rantai pasok, adopsi teknologi, serta tuntutan proses produksi yang efisien dan berkelanjutan memaksa para pelaku industri untuk terus berinovasi dan berkolaborasi lintas sektor.

Di tengah transformasi ini, wilayah Timur Indonesia muncul sebagai salah satu kawasan dengan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan industri nasional melalui pengembangan sektor hilirisasi, pengolahan sumber daya lokal, hingga pembangunan kawasan industri baru.

Merespons potensi besar tersebut, Pamerindo Indonesia kembali menggelar Manufacturing Surabaya 2026 yang memasuki edisi ke-20. Pameran komprehensif ini akan berlangsung pada 15–18 Juli 2026 di Grand City Convention & Exhibition Center (Convex), Surabaya.

Sinergi Tiga Sektor Strategis: Manufaktur, Energi, dan Agrikultur
Tahun ini, Manufacturing Surabaya 2026 tampil beda dengan mengusung tema “New Industrial Hub di Timur Indonesia”. Sebagai bentuk ekspansi dan pengembangan, pameran ini memperluas cakupannya dengan menghadirkan dua pameran baru, yaitu:

Indonesia Energy Week Surabaya

Growtech Indonesia

Langkah ini mengintegrasikan ekosistem teknologi manufaktur, solusi energi, dan inovasi agrikultur dalam satu platform guna mendorong efisiensi, produktivitas, serta daya saing sektor manufaktur dalam menjawab tantangan masa depan.

Pameran utama ini juga diselenggarakan bersamaan dengan tiga pameran pendukung pilar industri lainnya, yakni Machine Tool Surabaya, Tools & Hardware Surabaya, serta Industrial Automation & Logistics Surabaya.

“Transformasi industri saat ini tidak lagi dapat dilakukan secara sektoral. Dibutuhkan kolaborasi lintas industri yang mampu mempertemukan kebutuhan pasar, perkembangan teknologi, serta peluang investasi dalam satu ekosistem yang saling mendukung,” ujar Meysia Stephannie, Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia.

Meysia menambahkan bahwa pesatnya perkembangan kawasan industri di Timur Indonesia membuka peluang besar untuk memperkuat rantai nilai manufaktur nasional. Namun, potensi ini harus diimbangi dengan adopsi teknologi, peningkatan kompetensi SDM, serta kolaborasi rantai pasok yang erat.

READ  Erick Thohir Cabut Permenpora Kontroversial, Hindari Intervensi dan Hormati Olympic Charter

Program Unggulan: Dari Peningkatan Kompetensi hingga Business Matching
Tidak hanya memamerkan teknologi terkini, Manufacturing Surabaya 2026 juga berkomitmen menjadi katalis pertumbuhan melalui berbagai program pendukung yang interaktif, di antaranya:

Forklift Hero Competition & Kaizen Clinic: Program yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja, mendorong efisiensi operasional (continuous improvement), serta memperkuat aspek keselamatan kerja (K3) di lingkungan industri.

Business Matching: Fasilitas pertemuan bisnis yang terarah untuk mempertemukan pengunjung dengan supplier maupun calon mitra strategis guna mempercepat peluang kerja sama dan memperluas jaringan bisnis bernilai tambah.

Undangan Terbuka bagi Pemangku Kepentingan Industri
Selama dua dekade, Manufacturing Surabaya telah konsisten menjadi ruang temu tepercaya bagi pelaku industri, penyedia teknologi, dan pemangku kebijakan.

Pamerindo Indonesia mengundang seluruh pelaku industri manufaktur, distributor, penyedia teknologi, asosiasi, pemerintah, hingga akademisi untuk hadir dan berpartisipasi. Event ini menjadi momentum tepat untuk mengeksplorasi solusi industri terbaru, menangkap peluang bisnis baru, dan mendapatkan insight mendalam mengenai arah transformasi manufaktur Indonesia menuju era berikutnya. (UCW)