Umum

Sasa Kampanyekan #MSGYangBenar, Luruskan Mitos MSG dan Dorong Pola Makan Sehat

203
×

Sasa Kampanyekan #MSGYangBenar, Luruskan Mitos MSG dan Dorong Pola Makan Sehat

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – PT Sasa Inti mengajak masyarakat untuk memahami fakta ilmiah mengenai Monosodium Glutamat (MSG) melalui kampanye #MSGYangBenar bertajuk “MSG: Satu Sendok, Sejuta Mitos” yang digelar di Alun-Alun Surabaya, Selasa (30/6/2026). Kampanye ini bertujuan meluruskan berbagai anggapan keliru yang selama puluhan tahun berkembang di masyarakat terkait MSG serta mendorong pola konsumsi yang lebih sehat.

Selama ini, MSG kerap menjadi kambing hitam berbagai persoalan kesehatan tanpa didukung bukti ilmiah yang kuat. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa ancaman kesehatan yang lebih nyata justru berasal dari konsumsi gula dan garam secara berlebihan.

Melalui kampanye tersebut, Sasa menegaskan bahwa penggunaan #MSGYangBenar dapat menjadi solusi untuk menghadirkan makanan yang tetap lezat sekaligus membantu mengurangi penggunaan gula dan garam dalam masakan sehari-hari.

Head of Marketing PT Sasa Inti, Albert Dinata, mengatakan kampanye ini merupakan upaya perusahaan untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap MSG berdasarkan fakta dan hasil penelitian ilmiah.

“Kami ingin menggeser percakapan publik. MSG bukan musuh, melainkan solusi memasak praktis bagi keluarga Indonesia agar makanan sehat dan bergizi semakin lezat. Mitos-mitos yang beredar di masyarakat tentang MSG itu seringkali keliru dan salah kaprah. Pada momen ini, kami ingin mengedukasi masyarakat terkait penggunaan #MSGYangBenar dengan mematahkan mitos-mitos MSG yang ada. Untuk mendukung edukasi ini, kami menyediakan website msgyangbenar.sasa.co.id agar masyarakat dapat memvalidasi mitos versus fakta seputar MSG,” ujar Albert.

Kandungan Natrium Lebih Rendah dari Garam

Dalam kesempatan tersebut, Sasa memaparkan sejumlah hasil penelitian yang menunjukkan keamanan serta manfaat penggunaan MSG secara tepat.

Berdasarkan data U.S. Food and Drug Administration (FDA) dan World Health Organization (WHO), kandungan natrium dalam MSG hanya sekitar 12 persen, jauh lebih rendah dibandingkan garam dapur yang memiliki kandungan natrium sekitar 40 persen.

READ  JMSI Jatim Gelar Doa Bersama di Panti Asuhan Historia Yatama

Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science menyebutkan bahwa penggunaan MSG secara tepat mampu mengurangi kebutuhan garam dapur hingga 30 persen, sekaligus meningkatkan cita rasa makanan (palatability).

MSG yang diproduksi melalui proses fermentasi bahan alami seperti tebu dinilai dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menjalani pola makan rendah gula dan garam tanpa mengurangi kenikmatan rasa makanan.

Kolaborasi Bersama Hawkers Nasi Goreng Legendaris

Sebagai bagian dari kampanye edukasi, PT Sasa Inti juga menggandeng sejumlah pedagang kaki lima atau hawkers nasi goreng legendaris di Surabaya.

Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa MSG telah digunakan secara aman selama puluhan tahun oleh para pelaku usaha kuliner untuk menjaga konsistensi cita rasa masakan dari generasi ke generasi.

Melalui penggunaan Sasa MSG, para pedagang mengaku mampu mengurangi penggunaan gula dan garam secara signifikan tanpa menghilangkan rasa gurih khas nasi goreng yang menjadi favorit pelanggan.

Pengalaman kuliner tersebut juga dapat dinikmati langsung oleh masyarakat yang hadir di Alun-Alun Surabaya melalui sajian gratis yang disediakan selama acara berlangsung.

Hadirkan Pakar Kesehatan dan Kuliner

Kegiatan edukasi #MSGYangBenar menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang yang dipandu oleh Indra Herlambang. Para panelis terdiri atas Reisa Broto Asmoro sebagai praktisi kesehatan, Mochamad Rizal, S.Gz., M.S. selaku dietisien, Chef Martin Praja, serta ikon kuliner Surabaya Bu Rudy.

Mereka membahas berbagai mitos dan fakta seputar MSG berdasarkan kajian ilmiah sekaligus memberikan edukasi mengenai pola konsumsi yang tepat agar masyarakat dapat menikmati makanan sehat tanpa mengorbankan cita rasa.

Selain sesi diskusi, pengunjung juga diajak mengikuti berbagai aktivitas interaktif, seperti menjelajahi instalasi edukasi #MSGYangBenar, menyaksikan cooking demo, hingga mengikuti taste test untuk membuktikan secara langsung bahwa penggunaan MSG secara tepat mampu menghasilkan makanan yang lezat dengan penggunaan gula dan garam yang lebih sedikit.

READ  Bruno Moreira Antar Persebaya Raih Kemenangan Tipis atas Semen Padang

Acara yang dibuka secara gratis untuk masyarakat mulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi bagian dari komitmen PT Sasa Inti dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai penggunaan MSG yang tepat berdasarkan bukti ilmiah.

Melalui kampanye #MSGYangBenar, Sasa berharap masyarakat tidak lagi terjebak pada mitos yang tidak berdasar, melainkan lebih mengedepankan informasi ilmiah dalam menerapkan pola konsumsi yang sehat dan seimbang. (ACO)