Umum

Perusahaan Gas Negara Raih ISO 55001, Perkuat Ketangguhan Infrastruktur Gas Bumi Nasional

361
×

Perusahaan Gas Negara Raih ISO 55001, Perkuat Ketangguhan Infrastruktur Gas Bumi Nasional

Sebarkan artikel ini
Penyerahan Sertifikat ISO 55001 dari British Standards Institution Group Indonesia diterima oleh Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto

POSTWARTA.COM – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan aset kelas dunia. PGN berhasil memperoleh sertifikasi Sistem Manajemen Aset ISO 55001 dari British Standards Institution Group Indonesia (BSI Group Indonesia) untuk lingkup Infrastruktur Transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ) dan Distribusi Gas.

Pencapaian ini menjadi pengakuan internasional atas tata kelola infrastruktur gas bumi PGN yang dinilai andal, efisien, aman, dan berorientasi pada operational excellence.

Landasan Pengelolaan Aset yang Terstruktur
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan bahwa penerapan standar internasional ini merupakan bagian penting dari strategi perusahaan untuk memastikan pengoperasian infrastruktur gas dilakukan secara sistematis, efektif, dan berkelanjutan.

“Implementasi ISO 55001 memberikan landasan yang kuat bagi perusahaan dalam mengelola aset secara optimal. Dengan pendekatan yang terstruktur, PGN mampu meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengoptimalkan biaya operasi perusahaan,” ujar Fajriyah.

ISO 55001 sendiri merupakan standar global yang membantu perusahaan memperoleh manfaat maksimal dari aset yang dimiliki, mulai dari peningkatan keamanan, pengelolaan risiko yang mumpuni, hingga efisiensi biaya investasi.

Dominasi dan Skala Jaringan PGN
Sertifikasi ini menjadi sangat relevan mengingat status PGN sebagai pemain utama dalam niaga gas bumi nasional dengan pangsa pasar mencapai 91,36%. Saat ini, cakupan operasional PGN meliputi:

Wilayah: 18 Provinsi dan 78 Kota/Kabupaten.

Infrastruktur: Jaringan pipa gas bumi nasional sepanjang lebih dari 33.490 km.

Pelanggan: Lebih dari 822.000 pelanggan di berbagai sektor.

Selain jaringan pipa transmisi dan distribusi, PGN beserta anak perusahaan juga mengelola fasilitas strategis lainnya seperti FSRU Lampung, FSRU Jawa Barat, LNG Hub Arun, SPBG, hingga fasilitas Mother Station CNG.

READ  Pastikan Pasokan Energi Lebaran Aman, Komite BPH Migas Pantau Layanan Jargas di Lamongan

Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Penerapan ISO 55001 memperkuat kinerja PGN dalam menjaga asset integrity. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko serta mencegah potensi insiden yang dapat berdampak pada pelanggan maupun operasional perusahaan. Melalui manajemen aset yang baik, setiap keputusan investasi dapat dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan aspek biaya, risiko, dan kinerja.

Pencapaian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, tetapi juga memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholders) serta mendukung ketahanan energi nasional secara jangka panjang.

“Ke depan, PGN berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas tata kelola infrastruktur. Hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan keandalan infrastruktur serta keberlanjutan bisnis perusahaan,” tutup Fajriyah. (RYE)