Umum

Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Layani Jutaan Pemudik Jatim dengan Kesiapan Energi

301
×

Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Layani Jutaan Pemudik Jatim dengan Kesiapan Energi

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – Pertamina Patra Niaga resmi mengakhiri masa tugas Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 pada pekan lalu, Rabu (1/4). Pasukan khusus ini berhasil mengawal pasokan energi di seluruh lini, mulai dari arus mudik hingga arus balik, memastikan masyarakat dapat merayakan momentum lebaran dengan tenang.

Keberhasilan ini selaras dengan data Polda Jatim yang menunjukkan perjalanan masyarakat Jawa Timur tahun ini terpantau aman dan lancar. Menariknya, angka kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain pengaturan lalu lintas yang apik, ketersediaan energi dan sarana istirahat yang memadai dinilai menjadi faktor kunci berkurangnya risiko kecelakaan di jalan raya.

Kenaikan Konsumsi Energi di Jawa Timur
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, mengungkapkan adanya dinamika konsumsi energi yang signifikan di wilayah Jawa Timur selama masa Satgas yang dimulai sejak 9 Maret tersebut.

Berdasarkan data evaluasi, tercatat peningkatan konsumsi pada beberapa produk utama dibandingkan kondisi normal:

1. BBM (Gasoline): Naik sebesar 19%.

2. LPG: Naik sebesar 6,2%.

3. Avtur: Naik sebesar 13%.

Sebaliknya, konsumsi Gasoil (Solar) mengalami penurunan, hal ini dipicu oleh berkurangnya aktivitas industri dan pembatasan operasional angkutan barang selama masa libur panjang.

“Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh stakeholders; Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, serta rekan-rekan media. Apresiasi setinggi-tingginya juga untuk tim Pertamina yang siaga penuh, serta keluarga mereka yang terus mendukung kelancaran operasional selama masa Satgas,” ujar Yudha.

Infrastruktur dan Layanan Ekstra “Serambi MyPertamina”
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa ketahanan stok selama masa Satgas berada di level aman, yakni berkisar antara 8 hingga 15 hari.

READ  Hipmi Minta Cukai Rokok Proporsional: Jaga Pekerja, Petani, dan Penerimaan Negara.

Untuk mendukung kelancaran di Jawa Timur, Pertamina menyiagakan infrastruktur raksasa yang beroperasi 24 jam, meliputi:

6 Terminal BBM (Fuel & Integrated Terminal).

1.016 SPBU & 33 SPBUN.

969 Agen LPG.

6 Aviation Fuel Terminal (AFT).

Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah hadirnya Serambi MyPertamina. Jawa Timur menjadi wilayah spesial karena terpilih menempatkan fasilitas ini di dua titik strategis: SPBU KM 66A Malang-Pandaan dan Bandara Juanda. Pemudik dimanjakan dengan fasilitas gratis seperti area istirahat, nursery, barbershop, mini klinik, area bermain anak, hingga jasa porter gratis.

Evaluasi untuk Masa Depan
Menutup rangkaian Satgas RAFI 2026, Ahad menegaskan bahwa seluruh hasil evaluasi akan menjadi cetak biru untuk penyempurnaan strategi distribusi di masa mendatang.

“Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama untuk wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi tinggi, agar kebutuhan energi masyarakat senantiasa terpenuhi,” pungkas Ahad.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan atau program Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. (ZDR)