PemerintahanUmum

Menbud Fadli Zon Dorong Candi Jabung Jadi Ekosistem Budaya Berkelanjutan

373
×

Menbud Fadli Zon Dorong Candi Jabung Jadi Ekosistem Budaya Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mengapresiasi revitalisasi Candi Jabung yang terletak di Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke kawasan cagar budaya tersebut pada Minggu (25/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Fadli Zon didampingi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Endah Budi Heriyani dan disambut langsung oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Wakil Bupati Fahmi AHZ, jajaran Forkopimda, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Fadli Zon menilai revitalisasi Candi Jabung telah dilakukan dengan baik dan mampu merepresentasikan nilai sejarah, arsitektur, serta budaya yang tinggi. Menurutnya, kawasan Candi Jabung memiliki potensi besar sebagai situs budaya unggulan.

“Kawasan Candi Jabung ini cukup luas, sekitar lima hektare, dan memiliki nilai sejarah yang sangat penting. Revitalisasi yang dilakukan sudah sangat baik,” ujar Fadli Zon.

Ia menjelaskan, Candi Jabung merupakan peninggalan era Kerajaan Majapahit yang dibangun pada tahun 1276 Saka atau 1354 Masehi, pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, serta tercatat dalam kitab Negarakertagama.

Menurut Fadli Zon, keunikan Candi Jabung terlihat dari penggunaan material bata merah, berbeda dengan mayoritas candi di Jawa Timur yang menggunakan batu andesit. Hal tersebut mencerminkan perkembangan teknologi bangunan sekaligus akulturasi budaya Hindu, Buddha, dan kepercayaan lokal pada masa itu.

Selain itu, Menbud juga menekankan pentingnya pelestarian Candi Jabung dari ancaman vandalisme serta faktor alam, mengingat lokasinya berada di kawasan pesisir. Ia mendorong kawasan tersebut dikembangkan sebagai ekosistem budaya yang berkelanjutan.

“Kawasan ini bisa dikembangkan menjadi ekosistem budaya, mulai dari festival seni, tradisi lokal, wisata sejarah, wisata religi, hingga wisata kuliner khas Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

READ  Libur Maulid Nabi, KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 325 Ribu Penumpang

Sementara itu, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Kebudayaan merupakan bagian dari upaya penguatan dan revitalisasi situs-situs budaya di Kabupaten Probolinggo.

“Ini bagian dari rangkaian penguatan budaya, setelah sebelumnya kami meninjau kawasan Tengger, Bromo, hingga revitalisasi Museum Tengger yang akan segera diresmikan,” ujar Haris.

Ia menegaskan bahwa meskipun berasal dari latar belakang sejarah yang berbeda, seluruh peninggalan budaya tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas Kabupaten Probolinggo.

Bupati Haris berharap pengembangan kawasan budaya, termasuk Candi Jabung, dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Setiap pusat budaya harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Dengan meningkatnya kunjungan, UMKM bisa ikut terlibat dan perekonomian masyarakat bergerak,” pungkasnya. (LRG)