PemerintahanPendidikanUmum

Sekolah Rakyat Diapresiasi Muhaimin Iskandar, Lulusan Didorong Tembus Pendidikan Tinggi dan Dunia Kerja

396
×

Sekolah Rakyat Diapresiasi Muhaimin Iskandar, Lulusan Didorong Tembus Pendidikan Tinggi dan Dunia Kerja

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Program tersebut dinilai telah berkembang menjadi model pendidikan sekaligus instrumen pemberdayaan masyarakat untuk memutus mata rantai kemiskinan dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Pernyataan itu disampaikan Muhaimin saat memberikan sambutan dalam Malam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026 yang diselenggarakan Kementerian Sosial di Sekolah Rakyat Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Muhaimin, Sekolah Rakyat merupakan gagasan dan terobosan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk menjangkau masyarakat paling miskin, terutama kelompok yang selama ini belum tersentuh berbagai kebijakan pemerintah atau disebut the invisible people.

“Hari ini kita semua telah menyaksikan Sekolah Rakyat yang didesain sejak awal benar-benar menjangkau masyarakat miskin, terutama yang tidak terjangkau kebijakan, the invisible people,” ujar Muhaimin.

Ia menilai kehadiran Sekolah Rakyat memberikan perspektif baru dalam upaya menanggulangi kemiskinan melalui pendidikan. Akses pendidikan yang berkualitas dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, memperluas kesempatan hidup, dan membangun kesejahteraan secara berkelanjutan.

“Sekolah Rakyat hari ini telah hadir mewarnai dan memberi inspirasi kita semua untuk terus meletakkan pendidikan sebagai pemutus mata rantai kemiskinan, membawa masa depan yang lebih baik dan insyaallah membawa kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia,” katanya.

Muhaimin Apresiasi Kemensos Kembangkan Model Sekolah Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin memberikan apresiasi kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul beserta jajaran Kementerian Sosial yang dinilai berhasil menerjemahkan arahan Presiden Prabowo menjadi model pendidikan yang semakin matang.

Ia mengakui, pada tahap awal pelaksanaan, terdapat sejumlah pertanyaan mengenai pola pendidikan yang tepat bagi anak-anak dengan latar belakang sosial, kemampuan, serta kebutuhan belajar yang beragam.

READ  Penentuan Idulfitri 2026, Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 19 Maret

“Awalnya Pak Mensos dan saya juga ragu-ragu, sekolah ini bagaimana polanya? Alhamdulillah, Pak Mensos atas perintah Presiden berhasil mewujudkan ini semua,” ujar Muhaimin yang kemudian mengajak hadirin memberikan tepuk tangan kepada Menteri Sosial.

Menurutnya, perkembangan Sekolah Rakyat kini menunjukkan arah yang semakin jelas dengan prospek yang menjanjikan.

“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat telah memiliki model yang amat sangat mapan, pasti, dan prospeknya mencerahkan,” katanya.

Muhaimin berharap pendekatan pendidikan yang diterapkan Sekolah Rakyat dapat menjadi inspirasi bagi sistem pendidikan nasional. Model tersebut diharapkan mampu memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk berkembang sesuai minat, bakat, kemampuan, dan potensi masing-masing.

“Kita ingin Sekolah Rakyat ini menjadi model pendidikan yang memberikan kualitas sesuai potensi dirinya, sesuai dengan apa yang menjadi harapan anak-anak didik kita,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan tidak seharusnya hanya berorientasi pada penyeragaman. Sebaliknya, sistem pendidikan perlu mampu merespons perubahan zaman sekaligus menghargai keragaman kemampuan peserta didik.

“Sekolah Rakyat bukan hanya menginspirasi pola pendidikan di Sekolah Rakyat, tetapi juga menginspirasi tata kelola pendidikan kita pada umumnya,” ujarnya.

Sekolah Rakyat Jadi Bagian dari Strategi Pengentasan Kemiskinan

Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari politik pemberdayaan yang harus menjadi arah kebijakan pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan.

Menurutnya, pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial. Pemerintah juga perlu menghadirkan program yang mampu meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan produktivitas masyarakat agar mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk memperbaiki taraf hidup.

“Inilah bukti bahwa Sekolah Rakyat adalah bagian dari politik pemberdayaan kita, di mana salah satu upaya pemberdayaan adalah upaya penanggulangan kemiskinan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan anggaran negara yang berorientasi pada hasil dan dampak nyata bagi masyarakat. Setiap program pemerintah, menurutnya, perlu memberikan manfaat yang terukur dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

READ  Menag Minta Maaf Usai Ucapannya Soal Guru Viral, Akui Tak Bermaksud Merendahkan

“Setiap rupiah APBN kita harus mendorong pemberdayaan,” ujarnya.

Muhaimin mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar menjadikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen untuk memperkuat kemampuan masyarakat, bukan sekadar membiayai kegiatan rutin pemerintahan.

Dengan pendekatan tersebut, penggunaan anggaran negara diharapkan semakin efektif dan mampu mempercepat terwujudnya masyarakat yang mandiri serta berdaya.

“Indonesia yang berdiri kokoh di atas kaki kita sendiri, Indonesia yang kuat dan tangguh di atas kaki rakyatnya sendiri,” katanya.

Lulusan Sekolah Rakyat Diharapkan Terserap di Pendidikan Tinggi dan Dunia Kerja

Muhaimin turut mengajak seluruh pihak mendukung keberlanjutan Sekolah Rakyat agar manfaat program tidak berhenti pada pemberian akses pendidikan. Pemerintah dan para pemangku kepentingan juga perlu memastikan para siswa memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.

Menurutnya, keberhasilan Sekolah Rakyat perlu tercermin dari kemampuan lulusannya dalam mengembangkan potensi diri, meraih masa depan yang lebih baik, dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Mari kita dukung terus keberlanjutan Sekolah Rakyat, memastikan Sekolah Rakyat memberikan lulusan yang bisa langsung terserap di dunia pendidikan yang lebih tinggi maupun di pasar kerja yang diharapkan oleh anak-anak kita,” ucapnya.

Kepada para siswa, Muhaimin berpesan agar kesempatan belajar yang diperoleh dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ia mendorong para peserta didik untuk terus belajar, menjaga disiplin, dan menaati aturan sekolah sebagai bekal meraih masa depan.

“Teruslah belajar sungguh-sungguh, disiplin, taatilah seluruh aturan sekolah. Insyaallah masa depan Anda cerah bagi Indonesia di masa yang akan datang,” pesannya.

Dalam suasana hangat bersama para siswa, Muhaimin juga mengajak hadirin mendoakan Presiden Prabowo Subianto yang berulang tahun pada hari tersebut. Ia berharap Presiden senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kekuatan, keselamatan, dan kesuksesan dalam memimpin Indonesia menuju bangsa yang maju, adil, dan sejahtera.

READ  Pelindo Gandeng ALFI Jatim Tingkatkan Layanan dan Efisiensi Logistik Pelabuhan

Anugerah Jurnalistik Perkuat Publikasi Sekolah Rakyat

Pada akhir sambutannya, Muhaimin menyampaikan selamat kepada para pemenang Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026. Ia mengapresiasi para jurnalis yang melalui karya jurnalistiknya turut memperkenalkan program Sekolah Rakyat kepada masyarakat.

Pemberitaan mengenai Sekolah Rakyat dinilai penting untuk mengangkat kisah inspiratif anak-anak dari keluarga miskin yang kini memperoleh kesempatan mengakses pendidikan yang lebih baik.

Muhaimin menilai media memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperluas informasi, membangun kesadaran publik, serta memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial.

“Sinergi dan kolaborasi dengan media dan pemerintah ini akan memperbesar komitmen pemerintah, mendorong dan memotivasi seluruh aparat birokrasi kita untuk terus percaya diri membawa kemakmuran dan kesejahteraan bangsa,” ujarnya.

Ia berharap pemberitaan tentang Sekolah Rakyat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat mendapatkan informasi, terinspirasi oleh kisah para siswa, dan terlibat dalam mendukung program pendidikan serta pemberdayaan tersebut.

“Mari kita teruskan untuk menggaungkan inspirasi dari Sekolah Rakyat supaya seluruh bangsa kita menjadi bagian dari program yang diharapkan membawa kemajuan ini,” kata Muhaimin.

Melalui penguatan akses pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan dukungan berbagai pihak, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu upaya untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga miskin sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat Indonesia. (MNH)