POSTWARTA.COM – Kebiasaan mengunggah struk transaksi melalui program Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah Banyuwangi (Sipundiwangi) membawa keberuntungan bagi sejumlah warga Banyuwangi.
Pada pengundian tahap 2 Tahun 2026, sebanyak 44 warga Banyuwangi berhasil mendapatkan berbagai hadiah menarik, mulai dari sepeda motor, telepon seluler hingga paket umrah.
Pengundian Sipundiwangi berlangsung di arena Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani Banyuwangi, Minggu (4/10/2026). Sebanyak 14 ribu struk transaksi tercatat mengikuti pengundian tersebut.
Jumlah itu terdiri dari sekitar 12 ribu struk transaksi makanan dan minuman serta 2.000 struk dari sektor hotel dan homestay.
Salah satu warga yang mendapatkan hadiah paket umrah adalah Mohammad Awang Nuryaddin. Warga Kecamatan Purwoharjo yang sehari-hari berprofesi sebagai guru agama di SMPN 1 Cluring tersebut mengaku rutin mengunggah struk setelah makan di sejumlah rumah makan dan restoran di Banyuwangi.
Awang mengaku tidak pernah menyangka kebiasaannya menyimpan dan mengunggah struk transaksi justru membawanya mendapatkan hadiah paket umrah.
“Tidak nyangka, Alhamdulillah sangat bersyukur bisa dapat hadiah umrah,” kata Awang, Minggu (4/10/2026).
Keberuntungan serupa dirasakan Arum Sulistyowati. Warga Banyuwangi tersebut berhasil mendapatkan hadiah sepeda motor Honda Beat setelah mengikuti program Sipundiwangi.
Arum mengatakan dirinya juga terbiasa mengunggah struk transaksi setiap kali makan di restoran. Sepeda motor yang diperolehnya dari undian tersebut rencananya akan digunakan untuk menunjang aktivitas pekerjaan sehari-hari.
“Saya sering upload struk setelah makan di restoran. Alhamdulillah, dapat sepeda motor, mau saya pakai sendiri buat kerja,” ujar Arum.
Dorong Masyarakat Tertib Pajak Daerah
Sipundiwangi merupakan program undian yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membayar pajak daerah melalui transaksi tertentu dan mengunggah struk transaksi sesuai ketentuan.
Transaksi yang dapat diikutsertakan dalam program tersebut berasal dari sejumlah sektor pajak daerah. Di antaranya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan/atau minuman, PBJT perhotelan, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk meminta dan menyimpan bukti transaksi dari tempat usaha yang telah memungut pajak daerah.
Selain paket umrah dan sepeda motor, pengundian tahap 2 Sipundiwangi Tahun 2026 juga menyediakan berbagai hadiah lainnya. Di antaranya iPhone, Samsung Galaxy, televisi, mesin cuci, kulkas, sepeda gunung dan sejumlah hadiah menarik lainnya.
Program Sipundiwangi sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pembayaran pajak melalui transaksi sehari-hari turut berkontribusi terhadap penerimaan daerah.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak melalui transaksi sehari-hari memiliki peran dalam mendukung penerimaan daerah.
Menurut Ipuk, penerimaan pajak daerah tersebut selanjutnya menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan di Kabupaten Banyuwangi.
“Di setiap struk pembayaran yang Bapak Ibu bayar terdapat sumbangsih terhadap pembangunan. Kami atas nama Pemkab Banyuwangi menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya atas partisipasi tersebut,” kata Ipuk.
Dengan pengundian Sipundiwangi, Pemkab Banyuwangi berharap masyarakat semakin terbiasa meminta bukti transaksi dan memastikan pajak daerah yang dibayarkan melalui transaksi tercatat serta dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.
Program tersebut juga menjadi upaya Pemkab Banyuwangi membangun kesadaran pajak dengan pendekatan yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari. (XMD)




