Olah RagaUmum

KONI Jatim Perkuat Kesehatan Atlet, Gandeng RS PHC Surabaya hingga 2028

258
×

KONI Jatim Perkuat Kesehatan Atlet, Gandeng RS PHC Surabaya hingga 2028

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur resmi memperkuat skema perlindungan dan dukungan kesehatan bagi atlet serta pelatih. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pelayanan Kesehatan Rujukan bersama PT Pelindo Husada Citra (RS PHC Surabaya) di Surabaya, Jumat (25/9/2026).

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, dan Direktur Operasional RS PHC Surabaya, dr. Ikawati. Kemitraan strategis ini berlangsung selama 24 bulan, terhitung mulai 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2028, serta memiliki opsi perpanjangan berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

Melalui sinergi ini, para atlet dan pelatih KONI Jawa Timur yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat mengakses layanan kesehatan rujukan komprehensif di RS PHC Surabaya sesuai ketentuan penjaminan yang berlaku.

Cakupan Layanan Medis Lengkap dan Sport & Wellness Clinic
RS PHC Surabaya menyiapkan ruang lingkup pelayanan medis yang luas untuk menunjang kebutuhan kontingen olahraga Jawa Timur. Fasilitas yang disiapkan mencakup:

1. Instalasi Gawat Darurat (IGD)

2. Layanan Rawat Jalan dan Rawat Inap

3. Tindakan One Day Care (ODC) dan One Day Surgery (ODS)

4. Pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi

5. Pelayanan Obat-obatan

Selain penanganan medis umum, keunggulan utama dari kerja sama ini adalah pemanfaatan Sport and Wellness Clinic di RS PHC Surabaya. Layanan khusus ini berfokus pada pencegahan cedera, penanganan cedera olahraga (sports injury), rehabilitasi fisik, hingga peningkatan performa dan kebugaran atlet secara optimal.

Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa aspek kesehatan merupakan pilar vital dalam pembinaan olahraga prestasi modern.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya KONI Jawa Timur memperkuat dukungan terhadap atlet dan pelatih. Aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam pembinaan olahraga prestasi, sehingga kami membutuhkan dukungan fasilitas dan layanan kesehatan yang dapat menunjang kebutuhan atlet, termasuk dalam penanganan dan pencegahan cedera,” ujar Muhammad Nabil.

READ  Rokok Ilegal dan Sabu Rp8 Miliar Berhasil Diamankan

Gratis Tim Medis Lapangan dan Program Corporate Wellness
Sinergi antara KONI Jawa Timur dan RS PHC Surabaya tidak hanya berpusat pada penanganan medis di rumah sakit, tetapi juga mencakup pendampingan operasional di lapangan serta fasilitas pendukung lainnya:

1. Dukungan Tim Medis Kejuaraan: RS PHC Surabaya menyediakan satu tim medis gratis untuk mengawal kegiatan olahraga yang diselenggarakan oleh cabang olahraga anggota KONI Jatim (melalui koordinasi terlebih dahulu).

2. Edukasi Kesehatan Berkala: Pemberian edukasi kesehatan kepada pihak KONI Jatim sedikitnya setiap enam bulan sekali.

3. Corporate Wellness Program: Fasilitas mini medical check-up rutin setiap enam bulan bagi pengurus dan staf KONI Jawa Timur.

4. Pendampingan Kesehatan Keluarga: Akses layanan pendampingan kesehatan bagi pengurus KONI Jatim beserta keluarga.

Direktur Operasional RS PHC Surabaya, dr. Ikawati, menyampaikan komitmen penuh pihaknya dalam mendukung pembinaan atlet Jawa Timur.

“Kami berkomitmen memberikan dukungan pelayanan kesehatan bagi KONI Jawa Timur, khususnya atlet dan pelatih. Selain pelayanan medis dan rujukan, kami juga memiliki Sport and Wellness Clinic yang dapat mendukung kebutuhan pencegahan cedera, pemulihan, rehabilitasi, dan kebugaran atlet,” kata dr. Ikawati.

Prosedur dan Alur Pelayanan Pasien BPJS Ketenagakerjaan
Dalam mekanisme pelaksanaannya, KONI Jawa Timur akan melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada RS PHC Surabaya mengenai kesiapan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan pasien.

Saat mengakses layanan, atlet dan pelatih wajib menunjukkan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang aktif sesuai identitas. Seluruh biaya pelayanan kesehatan yang ditanggung akan diproses ke BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan aturan penjaminan. Apabila peserta tidak terdaftar atau tidak memenuhi ketentuan BPJS Ketenagakerjaan, pelayanan tetap diberikan dengan status pasien tunai (umum).

Melalui perluasan kerja sama ini, pembinaan olahraga prestasi di Jawa Timur kini didukung oleh ekosistem medis yang holistik—mulai dari pencegahan cedera, penanganan darurat, rehabilitasi, hingga peningkatkan kebugaran atlet secara berkelanjutan. (OTF)