POSTWARTA.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat normalisasi sungai dan avour di wilayah Tanggulangin dan Candi sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan. Lima alat berat disiapkan untuk mengeruk sejumlah sungai yang mengalami pendangkalan.
Percepatan normalisasi sungai Sidoarjo tersebut dilakukan setelah Bupati Sidoarjo Subandi melakukan inspeksi mendadak di Sungai Gedangrowo, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin.
Dalam inspeksi tersebut, baru tiga dari lima ekskavator yang disiapkan Pemkab Sidoarjo beroperasi di lapangan. Subandi pun meminta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BM SDA) segera menurunkan seluruh alat berat.
Subandi menargetkan lima alat berat sudah beroperasi untuk mempercepat pengerukan dan normalisasi sungai sebelum hujan dengan intensitas tinggi terjadi.
“Sudah saya telepon dinas PU, kenapa alat-alatnya belum dikirim semua. Saya minta PU memastikan besok lima alat berat sudah turun semua,” kata Subandi dalam keterangan yang diterima, Jumat (18/9/2026).
Menurut Subandi, pendangkalan terjadi di sejumlah sungai di wilayah Tanggulangin dan Candi. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian berada di Kalidawir, Tanggulangin.
Kondisi tersebut membuat pengerahan alat berat diprioritaskan ke sungai dan avour yang membutuhkan penanganan segera. Pengerukan diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air sekaligus meningkatkan kesiapan wilayah menghadapi musim hujan.
Normalisasi Sungai Sidoarjo Dilakukan dari Hulu hingga Hilir
Pemkab Sidoarjo tidak hanya mengandalkan alat berat untuk menangani seluruh titik sungai. Sejumlah lokasi yang sulit dijangkau ekskavator akan dipetakan bersama pemerintah kecamatan.
Subandi meminta para camat berkoordinasi dengan Dinas PU BM SDA untuk mengidentifikasi sungai yang membutuhkan penanganan namun tidak dapat dijangkau alat berat.
Penanganan tersebut dapat dilakukan melalui program Pembangunan Infrastruktur Wilayah Kecamatan (PIWK). Konsepnya, normalisasi sungai dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.
“Untuk normalisasi yang lokasinya tidak bisa dijangkau dengan alat-alat berat, minimal Pak Camat bisa berkolaborasi dengan PU. Kita petakan agar semua sungai di daerah Tanggulangin dan Candi betul-betul siap saat musim hujan,” ujar Subandi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo mengantisipasi potensi banjir dan genangan yang dapat terjadi saat musim hujan.
Pemkab Sidoarjo Siapkan Embung 15 Hektare
Selain normalisasi sungai, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan rencana pembangunan embung di Desa Kedungbanteng.
Lahan sekitar 15 hektare di RT 08 diusulkan sebagai lokasi embung yang nantinya berfungsi menampung air. Infrastruktur tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari penanganan banjir sekaligus persoalan penurunan tanah di kawasan Kedungbanteng.
“Tujuannya untuk menampung air. Kalau bisa pembebasan lahannya kita usahakan 2027. Kalau tidak bisa, 2028. Setelah itu tanahnya bisa diserahkan kepada desa untuk dikelola. Termasuk kemungkinan menjadi kawasan wisata,” kata Subandi.
Persoalan penurunan tanah di Kedungbanteng juga akan dikaji lebih lanjut. Pemkab Sidoarjo berencana menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk mengukur tingkat penurunan tanah di kawasan tersebut.
Subandi menilai persoalan banjir di Kedungbanteng tidak cukup ditangani hanya dengan betonisasi jalan. Sebelumnya, Pemkab Sidoarjo telah melakukan betonisasi di kawasan yang kerap tergenang.
Namun, genangan masih terjadi meskipun jalan telah dibeton. Kondisi itu menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah untuk mencari solusi penanganan yang lebih menyeluruh.
“Sebenarnya, Pemkab Sidoarjo telah melakukan betonisasi jalan di kawasan Kedungbanteng yang tergenang banjir. Tapi, ternyata posisi jalan yang dibetonisasi masih banjir. Ini menjadi pekerjaan rumah,” ujarnya.
Karena itu, penanganan banjir di Sidoarjo akan diarahkan tidak hanya pada satu titik. Normalisasi sungai, penataan avour, pembangunan embung, hingga pengelolaan aliran air dari hulu sampai hilir menjadi bagian dari langkah yang disiapkan Pemkab Sidoarjo menghadapi musim hujan. (FIQ)




