Umum

Penerbangan Dibatalkan Akibat Erupsi Krakatau, Persebaya Surabaya Lakukan Perjalanan Multimoda Pulang dari Lampung

289
×

Penerbangan Dibatalkan Akibat Erupsi Krakatau, Persebaya Surabaya Lakukan Perjalanan Multimoda Pulang dari Lampung

Sebarkan artikel ini
Persebaya Surabaya harus menempuh perjalanan panjang untuk kembali ke Surabaya setelah penerbangan dari Lampung dibatalkan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (Foto: Media Persebaya)

POSTWARTA.COM – Perjalanan pulang skuad Persebaya Surabaya dari Lampung menuju Kota Pahlawan berubah menjadi drama perjalanan panjang. Penerbangan yang semula dijadwalkan pada Minggu (6/9/2026) pukul 07.50 WIB terpaksa dibatalkan akibat erupsinya Gunung Anak Krakatau yang memengaruhi ruang udara dan operasional bandara.

Dampak erupsi yang terjadi pada Minggu dini hari tersebut memaksa manajemen Persebaya memutar otak. Tim Bajul Ijo akhirnya menempuh perjalanan multimoda yang menggabungkan jalur darat dan laut untuk bisa sampai ke Surabaya.

Rombongan bertolak dari hotel di Bandar Lampung sejak pukul 07.00 WIB menuju Pelabuhan Bakauheni. Dari sana, tim menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten, menggunakan kapal feri.

Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, mengonfirmasi bahwa penutupan akses udara di wilayah terdampak menjadi alasan utama pengalihan rute ini.

“Tim Persebaya harus kembali dari Lampung menggunakan jalur darat dan laut. Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan Bandara Soekarno-Hatta ditutup. Bertolak dari hotel pagi ini pukul 07.00 WIB, tim menuju Pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang menuju Merak. Sesampainya di Merak, tim akan langsung bertolak menuju Surabaya menggunakan jalur darat,” terang Vino, sapaan akrabnya, melalui pesan singkat.

Setibanya di Merak, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Jakarta. Dari ibu kota, tim dijadwalkan meneruskan perjalanan menuju Surabaya menggunakan moda transportasi kereta api.

Pengalaman Perdana Francisco Rivera Naik Feri di Indonesia
Perjalanan darat-laut yang menguras energi ini memberikan pengalaman unik bagi gelandang Persebaya asal Meksiko, Francisco Rivera. Bagi Rivera, menyeberangi Selat Sunda menggunakan kapal feri menjadi pengalaman pertamanya sejak berkarier di Indonesia.

Meski harus menempuh waktu tempuh yang jauh lebih lama dari rencana awal, pemain bernomor punggung tersebut tetap optimistis dan berharap perjalanan tim berjalan aman.

READ  Target 1 Juli 2026: Indonesia Siap Implementasikan Mandatori Biodiesel B50

“Ya, ini merupakan pengalaman baru bagi saya melakukan perjalanan seperti ini menuju Surabaya. Kami memahami bahwa para penggemar juga memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan dukungan kepada kami. Ini pertama kalinya saya melakukan perjalanan menggunakan kapal di Indonesia. Kami berharap semuanya berjalan dengan baik dan kami bisa segera tiba di Surabaya,” ujar Rivera.

Skuad Bajul Ijo sendiri bertandang ke Lampung usai melakoni laga tandang menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Sabtu (5/9/2026) sore. Laga tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. (LDP)