Umum

Yayasan STAPA Center dan HKTI Perkuat Produktivitas Petani Lewat Bantuan Mesin Panen dan Olah Tanah

220
×

Yayasan STAPA Center dan HKTI Perkuat Produktivitas Petani Lewat Bantuan Mesin Panen dan Olah Tanah

Sebarkan artikel ini

POSTWARTA.COM – Yayasan STAPA Center di bawah payung Program Keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia” terus memperkuat komitmennya dalam mendorong modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Yayasan STAPA Center menyalurkan bantuan alat pertanian berupa mesin panen dan mesin olah tanah kepada ratusan petani yang tergabung dalam 50 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis dalam kegiatan Temu Tani yang berlangsung di Taman Edukasi D’Embung Park Pandanmulyo, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Selain penyerahan alat, program ini juga dilengkapi dengan pendampingan bagi para petani agar pemanfaatan teknologi pertanian modern dapat berjalan optimal.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen Program Keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia” dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan.

Acara penyaluran bantuan dihadiri Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum HKTI Sudaryono, Ketua DPD HKTI Jawa Timur Arum Sabil, serta sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah, organisasi petani, dan pelaku usaha. Kegiatan juga diramaikan dengan pameran produk pertanian dan UMKM lokal sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan pemerintah mendukung penuh pemanfaatan teknologi dan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani. Menurutnya, penggunaan mesin panen dan alat olah tanah mampu mempercepat proses budidaya sekaligus meningkatkan efisiensi usaha tani.

Ia juga menilai modernisasi alat pertanian dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda agar tertarik terjun ke sektor pertanian.

“Kalau untuk membangkitkan anak-anak muda ini menjadi petani, ini perlu support kekinian, yang modern, mungkin seperti drone, mungkin seperti alat pertanian yang agak canggih,” ujar Sudaryono.

READ  Pemerintah Targetkan 1,2 Juta Rumah Tangga di Daerah 3T Teraliri Listrik 2025-2029

Sementara itu, Ketua DPD HKTI Jawa Timur Arum Sabil mengapresiasi sinergi antara Yayasan STAPA Center dan HKTI dalam mendukung modernisasi pertanian melalui bantuan mesin panen dan olah tanah.

Menurutnya, peningkatan produktivitas pertanian tidak hanya bergantung pada benih unggul, pupuk, dan ketersediaan air, tetapi juga membutuhkan dukungan mekanisasi yang memadai agar proses budidaya hingga panen menjadi lebih efisien.

“Atas nama keluarga besar HKTI Jawa Timur kami mengucapkan terima kasih kepada Sampoerna atas dukungan bantuan alat-alat pertaniannya. Saya yakin ini merupakan hasil dari silaturahmi yang baik antara Ketua Umum DPP HKTI dengan berbagai organisasi dan pelaku usaha,” katanya.

Mesin panen dan olah tanah yang disalurkan telah melalui kajian oleh perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Peralatan tersebut dirancang khusus agar sesuai dengan karakteristik lahan pertanian berskala kecil, baik di lahan datar maupun kawasan terasering, sehingga dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak petani.

Melalui kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan organisasi petani, penggunaan teknologi pertanian modern diharapkan semakin meluas dan mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta daya saing sektor pertanian nasional.

Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor memiliki peran strategis dalam mempercepat transformasi pertanian Indonesia menuju sistem yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional. (IAF)