PemerintahanUmum

Jatim Siap Kawal Program Swasembada Susu dan Gula Nasional

240
×

Jatim Siap Kawal Program Swasembada Susu dan Gula Nasional

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak bertemu Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta (Foto: Humas Jatim)

POSTWARTA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menemui Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (28/11/2025). Pertemuan tersebut berfokus pada kesiapan Jawa Timur dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) swasembada susu dan gula.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memastikan seluruh tahapan PSN berjalan selaras hingga tingkat daerah. Salah satu fokus utama adalah percepatan pemenuhan kebutuhan sapi perah nasional.

“Tahun depan akan ada rencana masuknya 200 ribu sapi bunting untuk memperkuat populasi sapi perah. Jatim siap menjadi bagian penting program ini,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki ekosistem peternakan yang kuat serta basis industri pengolahan susu yang telah lama mendukung suplai nasional. Sebagai langkah awal penguatan produksi, Jatim telah mendatangkan 10 ribu sapi dara bunting pada tahun ini.

Dukungan Penuh untuk Swasembada Gula
Selain swasembada susu, Khofifah juga menyampaikan apresiasi terhadap kepercayaan Menteri Pertanian dalam menjalankan program Bongkar Ratun untuk swasembada gula.

“Tahun depan sangat dimungkinkan kita melangkah menuju swasembada gula, dan Jawa Timur siap berada di lini depan mensukseskannya,” ujarnya, menegaskan komitmen Jatim terhadap sektor perkebunan.

Apresiasi Mentan dan Detail Program
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah.

“Produksi padi, jagung, daging, gula, dan telur Jatim nomor satu di Indonesia. Kinerjanya luar biasa,” puji Amran, seraya menegaskan dukungan penuh Kementerian Pertanian untuk percepatan program tebu nasional.

Amran menjelaskan lebih lanjut mengenai rencana pembangunan PSN sapi perah. Program ini akan difokuskan di Kabupaten Blitar dan Banyuwangi, dengan target populasi 67.000 sapi dan luas area 13 hektare.

READ  Produksi Padi Jatim 2025 Tertinggi Nasional, Khofifah: Desa Jadi Penopang Kemandirian Pangan

“Pendekatannya terintegrasi, ada pakan, susu, dan offtaker-nya. Anggarannya sekitar Rp2,4 triliun,” jelas Amran.

Sinergi Lintas Sektor sebagai Kunci
Di akhir pertemuan, Khofifah menekankan bahwa keberhasilan PSN swasembada susu dan gula tidak dapat dicapai tanpa sinergi yang kuat dari berbagai pihak, mulai dari petani, koperasi, pabrik gula, hingga pemerintah daerah.

“Kami siap mensinergikan seluruh perangkat daerah dan pelaku sektor pangan agar program ini tercapai dengan hasil terbaik bagi Indonesia,” tutupnya. (SVT)